Cara install Ubuntu server 11.10


Kenapa sih pake Ubuntu Server? Kok bukan Ubuntu Desktop? Karena ubuntu server memang dikhususkan untuk melayani banyak host dalam hal menyalurkan traffic rate yang tinggi. Ubuntu server juga meminimalisir service-service yang ada (terutama yang berbentuk Graphical; GUI) sedemikian rupa sehingga dapat menghemat resources hardware-nya.
Processor lebih ringan bekerja, RAM lebih longgar, dan pengaturan storage area di hardisk bisa dioptimalkan.
  Okey, Langsung aja kita bahas instalasi ubuntu servernya…
 Spesifikasi computer yang saya pergunakan:
  • Intel Core to duo
  • RAM DDR3 2 GB
  • Hardisk SATA 250GB
  • Motherboard dengan Ethernet Gigabit

Agar sekiranya proses instalasi berjalan mulus, ada baiknya format dulu hardisk anda…
Jangan quick format ya… ntar malah kurang bersih…
Sekarang, masukkan cd instalasi Ubuntu Server 11.10 kedalam cd-rom…
Muncul pilihan Language pilih “English”,
Selanjutnya pilih “Install Ubuntu Server” dan tekan ENTER di keyboard
Untuk bahasa proses instalasi Language pilih “English” dan tekan ENTER di keyboard
Country, pilih “United States” dan tekan ENTER di keyboard
Detect Keyboard Layout?, pilih “No”, dan tekan ENTER di keyboard
Country of origin for the keyboard: pilih “English (US)”
Keyboard layout: pilih “English (US)”
Network configuration method: pilih “Configure network manually”
Ip address: isi 192.168.3.2 (ip address  satu network dengan interface mikrotik mengarah ke proxy)
Netmask: isi 255.255.255.0
Gateway: isi 192.168.3.1 (gateway adalah ip address interface mikrotik yang mengarah ke proxy)

Name server address: isi 192.168.3.1
Hostname: isi nama misal “proxyambo”
Select your time zone: pilih “Select from worldwide list” dan pilih “jakarta” (untuk waktu sesuaikan dengan daerah zona waktu anda),
Partition method: pilih “Manual” ,
Pilih SCSI (0.0.0) (sda) – 247.0  GB dan tekan ENTER di keyboard,
Create new empty partition table on this device? pilih  “”
Pilih pri/log 247.0 GB FREE SPACE dan tekan ENTER di keyboard,
How to use this free space: pilih “Create a new partition”
New partition size: isi 256 MB (tidak ada perubahan ukuran dalam ukuran partisi ini)
Type for the new partition: pilih “Primary” ,  
Location for the new partition: pilih “Beginning” ,
Partition setting: pilih “Mount point:” dan tekan ENTER di keyboard
Mount point this partition: pilih “/boot – static files of the boot loader” dan tekan ENTER di kerboard ,
Otomatis kembali ke Partition Setting: pilih “Mount Options:” dan tekan ENTER di keyboard
Mount options: di centang (centang menggunakan SPASI di keyboard) “noatime” dan tekan ENTER di keyboard
Otomatis kembali ke Partition Setting: pilih “Label:” dan tekan ENTER di keyboard
Label for the file system in this partition: isi “boot” , dan tekan ENTER di keyboard
Otomatis kembali ke Partition Setting: pilih “Done setting up partition” , dan tekan ENTER di keyboard
Otomatis kembali ke Partition disks , pilih “pri/log 246.0 GB FREE SPACE” dan tekan ENTER di keyboard
How to use this free space: pilih “Create a new partition”
New partition size: isi 15 GB (tidak ada perubaha dalam ukuran partition ini) , dan tekan ENTER di keyboard ,
Type for the new partition: pilih “Logical” , dan tekan ENTER di keyboard
Location for the new partition: pilih “Beginning” , dan tekan ENTER di keyboard
Partition settings: pilih “Mount point:” dan tekan ENTER di keyboard,

Mount point for this partition: pilih “/ - the root file system” , dan tekan ENTER di keyboard,
Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Mount option:” dan tekan ENTER di keyboard ,
Mount option: centang (centang menggunakan SPASI di keyboard) “noatime” , dan tekan ENTER di keyboard
ke Partition settings: pilih “label:” dan tekan ENTER di keyboard ,
Label for the file system in this partition: isi ketik root , dan tekan ENTER di keyboard ,
Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Done setting up partition” dan tekan ENTER di keyboard ,
Otomatis kembali ke Partition disks: pilih “pri/log 231.0 GB FREE SPACE” dan tekan ENTER di keyboard,
How to use this free space: pilih “Create a new partition” , dan tekan ENTER di keyboard
New partition size: isi 10 GB (tidak ada perubahan untuk ukuran partiti ini) dan tekan ENTER di keyboard ,
Type for the new partition: pilih “Logical” dan tekan ENTER di keyboard ,
Location for the new partition: pilih “Beginning” , dan tekan ENTER di keyboard ,
Partition settings: pilih “Mount point” dan tekan ENTER di keyboard
Mount point for this partition: pilih “/home – user home directories” dan tekan ENTER di keyboard
Mount option centang noatime
Label isi home
Kemudian “Done setting up partition”
Otomatis kembali ke Partition disks: pilih “pri/log 221.0 GB FREE SPACE” dan tekan ENTER di keyboard ,
How to use this free space: pilih “Create a new partition” dan tekan ENTER di keyboard
New partition size: isi 4 GB (ukuran ini adalah dua kali lipat ukran memory PC anda,saya menggunakan memory 2 GB berarti saya isi 4 GB) , dan tekan ENTER di keyboard
Type for the new partition: pilih “Logical” dan tekan ENTER di keyboard
Location fo the new partition: pilih “Beginning” , dan tekan ENTER di keyboard
Partition settings: pilih “Use as”: dan tekan ENTER di keyboard,
How to use this partition: pilih “swap area” , dan tekan ENTER di keyboard
Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Done setting up the partition” dan tekan ENTER di keyboard ,
Otomatis kembali ke Partition disks: selanjutnya kita akan buat 9 partisi untuk cache perhatikan pri/log, di pri/log saya sisa 217.7 GB, berarti saya bagi sembilan sebelumnya saya sisakan 1 GB saja,berarti 216:9=24 GB,berarti 24 GB untuk setiap partisi selanjutnya yang kita buat sebanyak sembilan kali partisi,ok mari kita mulai:
Pilih pri/log 217.7 GB FREE SPACE dan tekan ENTER di keyboard ,
How to use this free space: pilih “Create a new partition” dan tekan ENTER di keyboard,
New partition size:  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.) dan tekan ENTER di keyboard,
Type for the new partition: pilih “Logical” dan tekan ENTER di keyboard
Location for the new partition: pilih “Beginning” dan tekan ENTER di keyboard
Partition settings: pilih “Use as” dan tekan ENTER di keyboard,
How to use this partition: pilih “ReiserFS journaling file system” dan tekan ENTER di keyboard
Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Mount point:“ dan tekan ENTER di keyboard ,
Mount point for this partition: pilih “Enter manually” dan tekan ENTER di keyboard,
Mount point for this partition: isi ketik /cache1 dan tekan ENTER di keyboard ,
Otomatis kembali ke Partition settings: pilih Mount option: dan tekan ENTER di keyboard ,

Mount option: centang (centang menggunakan SPASI di keyboard) notail dan noatime (kedua duanya di centang) dan tekan ENTER di keyboard

Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Label” dan tekan ENTER di keyboard

Label for the file system in this partition: isi ketik cache1 dan tekan ENTER di keyboard

Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Done setting up the partition” dan tekan ENTER di keyboard

Otomatis kembali ke Partition disks: pilih pri/log 193.7 GB FREE SPACE dan tekan ENTER di keyboard ,

How to use this free space: pilih “Create a new partition” dan tekan ENTER di keyboard

New partition size: 24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.) dan tekan ENTER di keyboard ,

pilih “Logical” dan tekan ENTER di keyboard,

Location for the new partition: pilih “Beginning” dan tekan ENTER di keyboard,

Partition settings: pilih “Use as:” dan tekan ENTER di keyboard,

How to use this partition: pilih “ReiserFS journaling file system” dan tekan ENTER di keyboard,

Mount point for this partition: isi ketik /cache2 dan tekan ENTER di keyboard ,

Mount option: centang (centang menggunakan SPASI di keyboard) notail dan noatime (kedua duanya di centang) dan tekan ENTER di keyboard

Label isi ketik cache2 dan tekan ENTER di keyboard

Otomatis kembali ke Partition settings: pilih “Done setting up the partition” dan tekan ENTER di keyboard,

Otomatis kembali ke Partition disks: pilih “pri/log 169.7 GB FREE SPACE” dan tekan ENTER di keyboard ,
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache3
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache3
  8. Done setting up the partition


Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih “pri/log 145.7 GB FREE SPACE” dan tekan ENTER di keyboard,

  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache4
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache4
  8. Done setting up the partition


Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih pri/log  dan tekan ENTER di keyboard=
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache5
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache5
  8. Done setting up the partition


Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih pri/log  dan tekan ENTER di keyboard=
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache6
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache6
  8. Done setting up the partition


Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih pri/log  dan tekan ENTER di keyboard=
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache7
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache7
  8. Done setting up the partition
  9.  

Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih pri/log  dan tekan ENTER di keyboard=
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache8
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache8
  8. Done setting up the partition


Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih pri/log  dan tekan ENTER di keyboard=
  1. Create Partition Size =  24 GB (24 GB adalah sisa hardisk di kurangi 1 GB dan di bagi 9 ,contoh di hardisk saya = 217 GB – 1GB : 9 = 24 GB .silahkan sesuaikan dengan hardisk anda.)
  2. Type for the new partition =  Logical
  3. Location for the new partition = Beginning
  4. Use as = ReiserFS journaling file system
  5. Mount point - Enter Manually = /cache9
  6. Mount option = notail dan boatime (dicentang menggunakan SPASi di keyboard kedua duanya)
  7. Label = cache9
  8. Done setting up the partition
  9.  

Otomatis kembali ke Partiton disks: pilih “Finish partitioning and write changes to disk” dan tekan ENTER di keyboard,

Write the changes to disks? pilih dan tekan ENTER di keyboard

Full name for the new user: isi ketik nama anda , contoh proxyambo ,

Username for your account: isi nama anda lagi contoh proxyambo,

Choose a password for the new user: isikan password yang anda inginkan ,

Re-enter password to verify: ulangi password yang anda ketik sebelumnya,

Use weak password: pilih ,

Encrypt your home directory? Pilih

HTTP proxy information (blank for none): kosongkan aja dan pilih ,

How do you want to manage upgrades on this system? pilih  “no automatic updates”

Choose software to install: centang (centang menggunakan SPASI di keyboard)   “OpenSSH server” dan tekan ENTER di keyboard,

Install the GRUB boot  loader to the master boot record? Pilih

Instalation Complete: pilih

Cd akan keluar secara otomatis.

Selesai

Cara install Ubuntu server 11.10 Cara install Ubuntu server 11.10 Reviewed by Infiniwarr Media on 9/21/2015 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.